UAS Project: Learning by Doing (Work in Progress)

Saya beruntung bisa menghadirkan dua merek papan atas di industri Fast Moving Consumer Goods di kategori frozen food di tahun ini, Campina Ice Cream dan Belfoods dalam sesi learning by doing bagian 1; Role Play Pitching. Sesi pertama ini pun saya anggap bisa kami lalui bersama-sama dengan sangat baik, salah satu ukurannya adalah respon dari…

Role Play Pitching dengan Real Brand (bagian 2)

Di akhir tulisan pertama, saya tutup dengan pertanyaan: “Kejutan apa yang akan saya lihat tahun ini dari mahasiswa/i yang belum genap berusia 21 tahun?”, dan “Akankah saya dibuat tercengang kembali oleh ide-ide dan cara penyampaian mereka?” Jawaban saya adalah, semester ganjil kali ini saya kembali dikejutkan dengan ide-ide cemerlang mereka! Dan bahkan bukan saya saja…

Evaluasi Mengajar Saya di Semester Ganjil 2020/2021

Sejak mengajar Pemasaran Digital Terpadu di Prodi Periklanan, Departemen Komunikasi FISIP Universitas Indonesia di semester ganjil tahun 2014 yang lalu, baru kali ini kinerja saya dinilai, bukan oleh rekan-rekan di Departemen Komunikasi (ketua departemen, dan teamnya), melainkan oleh para mahasiswa-mahasiswi saya sendiri. How exciting! Memang, secara rutin FISIP UI di departemen-departemennya selalu melakukan evaluasi tentang…

Bagaimana Kami Menyesuaikan Diri dengan PJJ (bagian 4-end)

Perkuliahan Pemasaran Digital Terpadu saya nyatakan sudah selesai, saat saya submit nilai-nilai untuk dua kelas, beserta daftar absensi selama satu semester, tanggal 18 Januari yang lalu. Satu semester yang cukup berat sebenarnya, baik dari sisi saya selaku pengampu, dan dari sisi mereka selaku pembelajar. Belajar dengan sistem perkuliahan jarak jauh (PJJ), mengandalkan Google Meet dan…

Bagaimana Kami Menyesuaikan Diri dengan PJJ (bagian 3)

Selesai sudah perkuliahan Pemasaran Digital Terpadu Semester Ganjil 2020/2021, masing-masing tanggal 11 dan 12 Januari yang lalu, tepat pada saat ujian akhir semester (UAS) dilaksanakan. Dimulai tanggal 14 dan 15 September 2020, untuk masing-masing kelas yang saya ajar. Bright and witty, sometimes scary and intimidating, without them knowing the fact. Glad that they are our…

Bagaimana Kami Menyesuaikan Diri dengan PJJ (bagian 2)

Saya menulis bagian kedua dari blog ini setelah pergantian tahun. Ya, ini adalah unggahan blog pertama saya di tahun 2021, bulan Januari. Perkuliahan hanya menyisakan 2 sesi lagi, sesi materi dimana saya menyajikan Sharing Economy dan Digital Economy sebagai wawasan tambahan untuk para mahasiswa-mahasiswi saya, dan satu lagi presentasi final untuk sebuah digital marketing project,…

Refleksi Saya, Lima Belas Tahun Berkarya di Satu Perusahaan

Why an employee can last more than 15 years in a single company? Gaji yang ok, tunjangan yang cukup, dimana tujangan kesehatan bisa cover semuanya termasuk dokter gigi-dokter mata dan pengobatan untuk penyakit-penyakit kelas berat jika (amit-amit) terjangkit? Atau fasilitas mobil dinas dengan reimbursement tol, parkir, dan food allowance? Atau kesempatan luas yang diberikan perusahaan…

Menambahkan Excitement dalam Belajar Digital Marketing (bagian 3-final)

Happy New Year 2020! Mari kita mulai dengan blog post pertama di tahun 2020 ini, sambungan dari bagian pertama dan bagian kedua dari serial blog post Belajar Digital Marketing. Saya sudah pernah menulis bahwa, memahami digital marketing dari sisi saya bukan tentang canggihnya teknologi yang menghubungkan antar manusia, dan memahami pola tingkah laku manusia dengan…

Pengakuan itu bernama Digital Channel of The Year 2019

Tentunya, siapa saja, akan senang kalau apa yang ia tanam dan rawat bisa tumbuh dengan baik. Karena tahu harus menanam dimana, dan kapan waktu menanamnya, juga tahu nantinya buah yang dihasilkan akan diperuntukkan ke siapa. Dan melihat pohon yang ia tanam dari bibit hingga bisa tumbuh dan berbuah adalah upah yang luar biasa. Dan lagi,…

Menambahkan Excitement dalam Belajar Digital Marketing (bagian 2)

Sebenarnya unggahan Menambahkan Excitement dalam Proses Belajar Digital Marketing awalnya saya rancang hanya untuk satu tulisan, tidak ada bagian 2, dan seterusnya. Namun setelah saya lihat unggahan salah satu user twitter tentang isi pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kita yang baru, Bapak Nadiem Anwar Makarim, timbul kembali hasrat saya untuk menulis sambungan unggahan ini, yang…