Great Values from Handry Satriago – CEO General Electric

Siapa tak kenal General Electric?

Salah satu perusahaan terbesar versi Majalah Fortune yang didirikan oleh Thomas Alva Edison, sang penemu bohlam ini punya sosok yang luar biasa yang menjadi salah satu dari CEO-nya di Indonesia. Ya, perusahaan multi nasional ini dipimpin oleh Pak Handry Satriago, atau lebih dikenal dengan twitter handle @handryGE dengan sharing-sharingnya tentang leadership, proses belajar, dan lain sebagainya. Koneksi GE dan Indonesia dijembatani oleh bapak yang satu ini, yang lahir di Riau, Pekanbaru 13 Juni 1969.

Menurut saya, Pak Handry ini sosok yang luar biasa. And It admit that. Bukan saja ia bisa dan mampu menjadi seorang CEO di umur yang relatif muda (41 tahun) dengan kondisi (maaf) diatas kursi roda, namun pemikiran-pemikirannya sangat inspiratif buat saya. Orang yang hebat, namun masih tetap humble. Yes, he’s one of my rock star now! I’m his huge fan…

Handry Satriago_1

Dan saat saya nonton acara 1 Indonesia dari NET.TV beberapa waktu yang lalu membawa saya lebih mengenal beliau, yang selama ini hanya sama temui di timeline twitter saya lewat kultwit-nya, yang kini sebagian sudah dijadikan buku agak tebal dengan sampul warna biru, dengan tajuk : #sharing

Handry Satriago_3

I’d say that this talkshow is quite perfect. Marissa Anita is actually perfecting it. So here’s some values I’ve had from this inspiring conversation  (Oh, and this is the youtube video link, provided by NET.TV #Net_HANDRY : https://www.youtube.com/watch?v=G6O8mrVWvZ4 ) :

  1. If you are doing good, if you are a diamond, and and then you will sparkling, somebody else will find you, and gives you the best place –> Ini mengena banget! Kalau kita tahu dan yakin kalau kita bagus, pasti akan ada orang-orang yang membantu menempatkan kita di tempat terbaik sesuai dengan keahlian, pengalaman kita. No matter what 🙂
  2. Menolak (or refusing) is not an option –> but looking for options for replacing the word ‘NO’ is better, meaning is we don’t just stop at that point.
  3. Butuh seseorang yang bukan ‘yes man’ yaitu seseorang yang bisa come up with an idea/some ideas –> bayangkan kalau kita punya team member yang kompeten, kita akan mendapatkan gambaran utuh tentang suatu masalah, dan dalam penyelesaiannya, team member kita (followers, since we’re the leader) akan menunjukkan followership yang baik, dengan menunjukkan opsi-opsi atau pilihan bagaimana solve atau menyelesaikan masalah tersebut. Bukan hanya seolah-olah memberikan berita baik, namun kenyataannya tidak demikian.
  4. We, Indonesian heard Indonesia is a future market. Look where we are now? Are we growing big enough? GE is 300 million business in Indoenesia. Indonesia has everything in the future –> Change the strategy, Indonesia is not the future market, but now market. Agak sedih sebenarnya, mengingat dalam hal ini kita dipandang (atau memandang diri sendiri) sebagai pasar 😦
  5. Indonesia must be treated as a now market. Whether we’re ready or not –> Siap tidak siap, globalisasi sudah ada di luar sana. Indonesia harus siap meskipun melewati masa shock 😮
  6. Japan jumps in, when everything is not ready. And look how they are now…
  7. Pak Handry punya gaya komunikasi yang ringkas dan straight forward, structurized in everything. Dia rasa tepat disini, di GE –> Di Indonesia, masih berlaku kesantunan yang dipandang lebih bernilai dibanding kejujuran. Mindset ini yang harus dirubah.
  8. Have to be open to every idea –> Love this. Thank God, atasan saya di tempat saya bekerja adalah seseorang leader yang open minded. It’s easy to be creative here, I got the space. Spaces to grow bigger, to be smarter, and to be experieced. And I must be able to be a good followers, having a good followership.
  9. Dari perbincangan di GE bulan Juli 2010, apa elemen yang kurang selama ini? We don’t have anything to be proud of, tidak ada sesuatu yang buat kita bangga saat bekerja di kantor ini. Di GE Indonesia. Do we have something that we’re really proud of? We don’t!
  10. Kekurangan itu yang membawa GE mempunyai visi baru. Put that into a vision. Apa yang membuat kami, orang Indonesia merasa bangga berada atau bekerja di GE?
  11. The vision is elaborate in 3 things-ideas :
    1. Kita akan merasa bangga jika kita mampu mendevelop local talents (sesuatu yang sebelumnya tidak dipedulikan),
    2. Membawa latest technology ke Indonesia
    3. Give solution yang khusus buat orang Indonesia
  12. Make sure tugasnya menjadi lebih efektif jika dalam berinteraksi dengan anak buahnya ia tidak lagi menanyakan achievement #leadership –> Sudah tidak jamannya lagi, jadi sales supervisor atau sales manager (juga misalnya) yang berjalan menghampiri dan berkeliling menemui anak buahnya satu persatu, bertanya : “Eh, achievement lo udah berapa persen, tanggal segini?”
  13. Namun ia lebih suka bila ada seseorang di dalam team-nya yang mau datang ke dia dan berkata : “This is the idea that I have that we have. We should do this Can you fight for me?” It’s a totally different approach –> Saya merasa WOW dengan jawaban beliau ini. Pak Handry punya leadership yang baik, dan para anak buahnya pun bisa mempunyai followership yang baik pula. Followership yang baik, akan timbul dari leadership yang baik. Saya percaya itu. Semua berawal dan berakhir dari atasan, dari leader. Bagaimana nanti team-nya berkembang, jadi seperti apa teamnya, bagaimana performance team-nya, itu semua tergantung bagaimana sang leader membawa teamnya. Semua punya peranan, atasan dan bawahan. Leaders dan followers.
  14. Dulu hanya bisa menunggu tender saja, nunggu bola banget. Sekarang GE lebih pro active, tanya ke GIA, what’s your vision? Where do you wanna go? And how can we be part of that vision? How we can work with you, to grow? –> Cara jemput bola ini tentunya harus disertai dengan networking yang baik pula, untuk bisa menjangkau strategic thingking meeting seperti ini. Top to top meeting, off course.
  15. When your customers grow, you’re growing, as well –> Mudah sekali dicerna, jika pelanggan kamu bertumbuh, sebenarnya kamupun juga ikut bertumbuh. Pertama, fokus ke pelanggan, layani dengan baik. Karena sebenarnya, merekalah yang menggaji kita. Dari merekalah uang atau income perusahaan berasal. Yang kedua, jaga brand atau merek dari perusahaan kita dengan baik. Karena income perusahaan juga didapat dari pembeli-konsumen yang memilih membeli produk kita, saat produk kita dipajang berdekatan-bersebalahan dengan produk pesaing.
  16. Ada lagi visi GE lain kedepan? Dream dari Emirsyah Sattar-CEO Garuda saat ini, Indonesia has the center of excellence yang bisa serve (misalnya) market di ASEAN, or bigger.
  17. Everything is possible, but takes time –> True!
  18. Karyawan berprestasi mendapatkan saham GE, berupa stock option. Harga saham bisa naik turun, jika naik maka karyawan bisa mendapatkan keuntungan-jika turun atau dibawah nilai sebelumnya maka ia tidak dapat profit apa-apa
  19. Karyawan GE juga bisa membeli saham GE, a real stock.
  20. Hobby main games. Angry Birgs is also a game. All time fave movies is The Godfather part 2 –> favorit saya juga, Angry Birds dan Minion Rush. But I think The Godfather part 1 is always the best – no sequel nor prequel beats the first movie 😀
  21. Baca buku, nulis, nge-tweet saat weekend, kultwit. Weekend is his luxury time, bisa jalan-jalan ke rumah orang tua, dsb.
  22. Menurut sang ibunda, he’s a leader since a kid.
  23. Awal kelumpuhan di SMA kelas 2, karena mengidap kanker getah bening.
  24. Growth kebablasan namun jangan lupa dengan complience
  25. Punya mentalitas tidak menyalahkan keadaan –> Sh*t does happen. But what would we to towards the problem? Ada quote jenius dari film Pirates of The Carribean, from witty Captain Jack Sparrow himself :“The problem is actually not the problem. The problem is your attitude towards the problem”
  26. Never give up. I’ll fly and keep the aware bahwa situasi dan infrastrukturnya perlu untuk diperbaiki, atau ditambah.
  27. Apakah infrastruktur jadi masalah utama pendistribusian listrik di Indonesia? Iya, itu salah satu masalah terutama di Indonesia yang archipelago ini.
  28. Energi yang terbarukan di Indonesia peluang development-nya masih besar, bio mass (gas dari sampah untuk menggerakkan turbin), tenaga angin, dsb sebagai sumber energi alternatif. . Namun biaya untuk generate-nya masih tinggi. Kemudian masalah selanjutnya adalah sustainability.
  29. Bagaimana jika diundang masuk ke pemerintahan? Pak Handry mending masuk ke dunia pendidikan saja, masuk ke dunia kuliah, ke kampus saja, memilih mengajar saja –> Saya pun punya pemikiran yang sama dengan beliau. Ada kalanya seseorang harus tetap memiliki kegiatan selepas masa baktinya selesai (dibaca : pensiun), agar tetap produktif, agar tubuh yang (nantinya) mulai merenta dan menua ini tetap bisa didaya gunakan, otak yang biasanya dipakai bekerja berpikir non-stop juga setelah masih tetap terasah, terlatih untuk solving problem, menelurkan ide-ide baru, dan sebagainya.
  30. Harapan untuk pemimpin yang baru :
    1. Membuat program yg membuat kita lebih kompetitif di dunia internasional,
    2. Have the awareness about the globalization
    3. Do a lot in term of education, because Indonesia is about future leaders, educate them. It’s about time to make the effort.
    4. Last one is the infratructure

 

Itu tadi rangkuman dari interview yag inspiring dari Pak Handry Satriago dan Marissa Anita dari NET TV. Saya sudah dua kali merangkum interview dengan tokoh-tokoh. Tulisan sebelumnya bisa dibaca disini.

Dan saya biarkan artikel ini ditutup dengan klimaks, lewat kata-kata beliau berikut ini : “Pada akhirnya, tugas pemimpin adalah mencetak pemimpin-pemimpin yang lain,” ujarnya penuh semangat. Leaders create leaders!

Semangat positif Pak Handry Satriago bisa juga dilihat di artikel ini.

Advertisements

2 thoughts on “Great Values from Handry Satriago – CEO General Electric

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s