Zero Moment of Truth, Generasi Millenials dan Baby Boomers

Hi! Halo!

Hadir menyapa lagi πŸ˜‰

Yang tumben-tumbenan dalam 1 bulan saya bisa produce lebih dari 2 tulisan. I amaze my self by this…

Mungkin karena banyaknya kejadian-kejadian seru dan menarik yang terjadi belakangan ini di hidup saya, baik profesional, sosial, dan pribadi. Yang membuat saya terus tergelitik untuk menulis artikel-artikel sederhana tentang keseharian saya. Dan judul artikel hari ini kesannya serius banget. Zero Moment of Truth (ZMOT), generasi Milenials dan Baby Boomers. Yang menginspirasi tulisan ini adalah kultwit sepanjang 45 tweets dari Ibu Amalia E Maulana – @etnoamalia yang di-chirp story-kan disini, lalu pengalaman saya sendiri presentasi di depan para panelis Rekor Bisnis – Terra Foundation hari Jumat, 4 April 2014 yang lalu, tentang klaim website e-commerce company saya sebagai ‘toko es krim online pertama dan satu-satunya di Indonesia’, yang sempat saya ceritakan disini. But I promise I will tell the story as casual as possible… πŸ˜€

Tous Le Jours shop
A famous cake, pastry, and bakery shop

ZMOT (baca : Z-mot) adalah Zero Moment of Truth, yaitu saat sebelum konsumen bertemu langsung dengan produk yang ia cari. Meaning? Nah, sebelum bicara tentang ZMOT, kita obrolin 2 tahap sesudahnya, yang akan lebih mudah dimengerti, karena cenderung bersifat offline. Yaitu : FMOT dan SMOT. First Moment of Truth dan Second Moment of Truth.

Continue reading

Advertisements

Marketing and Branding. One Simple Explanation…

Marketing vs Branding
Marketing vs Branding

The other day, I red this article. A simple explanation about branding and marketing. How to differ it, in a very easy way. Below is the link to the article :

http://blog.kissmetrics.com/where-branding-begins/

So, please allow me to repost it, the purpose is to have a clearer personal insight about what’s branding and marketing is all about, since I’m a forever learner, which actually this, marketing and branding and whole stuffs related to it, become one of my interests πŸ™‚

What I’ve noticed from my years of experience in online marketing is that you probably think branding involves the following:

● Logos, color schemes, and website design – What should my logo be? What colors represent my business best? How do I go about with my web design?
● Brand mentions, links, and social popularity – I have to be as visible online as possible, because this promotes brand recall
● SERPs visibility, ad campaigns, and other promotional efforts

If you answered any of the above, then you’re looking at branding the wrong way. The items I mentioned are all marketing tools and strategies, and they only scratch the surface of branding.

MarketingΒ is the set of processes and tools promoting your business. This includes SEO, social media, PPC, local search, mobile, and traditional promotional methods and tools.Β Branding, on the other hand, is the culture itself, the message that permeates and rules all the process of your business.

Continue reading

Presentasi REBI – Rekor Bisinis 4 April 2014

It’s a corporate event, posted as personal event, since this is a kind of achievement for me πŸ˜€

Jadi gini..

Website e-commerce company, a local ice cream company, akan diajukan sebagai salah satu rekor bisnis, dengan klaim “toko es krim online pertama dan satu-satunya di Indonesia”, salah satu mile stone buat company dan saya sendiri sebagai salah satu yang membidani lahirnya website yang merupakan portal e-commerce pertama untuk perusahaan ini.

Ini semua dimulai dengan didaftarkannya klaim ini ke Panitia REBI (Rekor Bisnis), dimana website-nya bisa dilihat disini. Klaim website e-commerce korporat sebagai toko es krim online pertama dan satu-satunya tersebut bisa diterima dengan baik, melewati tahapan seleksi berkas (seperti hanya seleksi berkas saat mengirimkan lamarkan pekerjaan dulu), dan diundang untuk sidang pembuktian REBI, di Ritz Carlton Hotel, 4 April 2014.

So, here’s the story of the day :

Harwindra Yoga di Sidang REBI
Harwindra Yoga P di Sidang REBI

Di hari itu, saya dan top management level dari perusahaan melangkah mantap ke dalam ruangan sidang yang dihadiri oleh (yang saya percayai) sebagai orang-orang yang ahli di bidangnya, bidang pemasaran, baik konvensional maupun digital. Saya, yang presentasi hari itu, mewakili generasi milenial, berhadapan dengan para panelis dan juri yang kebanyakan dari generasi baby boomers, dimana hanya 1 orang (menurut saya) yang paham tentang digital marketing dan e-commerce ini, yaitu Pak Handi Irawan, salah satu true believer in digital marketing. Kebanyakan ilmu saya, saya dapatkan dari training-training beliau, yang saya dapatkan tentunya dari perusahaan yang invest budget-nya ke training-trainingyang Β relevan dengan bidang saya, yang pernah saya ikuti.

Hari itu berjalan cukup lancar, presentasi cukup sengit dengan debat-debat dan argumentasi yang baik. Ada juga argumen-argumen yang berputar-putar disitu-situ saja, tentang pemasaran yang konvensional, yang tentunya dilemparkan oleh mereka yang berasal dari generasi baby boomers tersebut, para profesor dan doktor πŸ™‚

Sesi presentasi berjalan cukup baik dan seru, dan tidak selesai, butuh waktu yang lebih lama dari 30 menit. Bel berdenting diiringi suara “Aahhhhhhh….” dari mereka yang antusias dengan sesi tanya jawab tentang website ini.

Next to find out is off course the result of our claim, our e-commerce website as ” the first and the only online ice cream store in Indonesia” and then, the award and the inauguration πŸ™‚