Toko Roti Favorit, Tous Les Jours

Raisin pastry, my favorite!

Saya ingat roti pertama yang saya coba dari Tous Les Jours ini, raisin pastry. Pastry lembut dengan rasa yang kaya susu, dengan taburan raisin/kismis yang kaya didalamnya. Saya ingat, mencobanya pertama kali di gerai  Grand Indonesia. Porsinya pas, cocok dengan harga Ro 16.000,- per piece-nya, dan enak! Saat itu, sore hari tanggal 28 Juni 2013, saya sedang menunggu event Detikcom, yang membahas tentang buzzer. Kebetulan belum makan siang, jadi 2 pastry ini pas untuk mengisi perut saya 🙂

Raisin Pastry & Donuts
Raisin Pastry & Donuts
Bubble drink latte, lupa namanya...
Bubble drink latte, lupa namanya…

Apa itu Tous Les Jours, by the way?

Bahasa Perancis bukan? Artinya apa? Kenapa diberi merek atau disebut, Tous Les Jours? Pertanyaan itu yang pertama kali muncul di benak saya. Saya jadi ingin tahu lebih jauh tentang bakery shop yang kemudian saya tahu disebut sebagai bakery cafe ini. Yuk, kenal dengan Tous Les Jours lebih jauh…

Setelah saya buka official website-nya Tous Les Jours (selanjutnya akan disebut TLJ agar lebih singkat), saya temukan banyak informasi-informasi menarik.

Continue reading

Advertisements

Berbagi Perjalanan Hidup via PATH

Indonesia.

Negeri yang bangsanya sangat adaptif dengan hal-hal baru, yang saat ini sangat menggandrungi apapun yang berbau hi-tech atau digital. Termasuk update gadget atau smartphone versi baru, dengan berbagai sistem operasional – iOS, Android, Windows, atau Symbian (kalau masih ada) 🙂 Demikian juga dengan platform-platform yang menjadi media komunikasi sosial, atau lazim kita sebut sebagai social media. Orang-orang Indonesia dengan adanya akses internet yang semakin mudah dan murah, dan juga perangkat smartphone-tablet PC yang semakin terjangkau harganya, pasti paling tidak punya-mengelola paling tidak 1 media sosial. Facebook, twitter, pinterest, google plus (Google+), blog (wordpress-tumblr-blogspot-dsb),  Instagram, Line, Whatsapp, dan yang sedang hits saat ini, Path.

Path? Yes, Path. Dengan P huruf besar.

Path pics_1
Tampilan Path di smartphone

Saya pribadi kenal Path sejak pakai gadget Android kurang lebih 2 tahun yang lalu, saat itu belum semarak sekarang, sebanyak sekarang penggunanya. Saat itu, saya belum begitu tertarik, karena untuk urusan filter foto yang langsung bisa terhubung ke jejaring sosial sudah ada instagram, untuk posting sesuatu sudah terbiasa dengan facebook ataupun twitter. Dan antar jejaring sosial yang saya pelihara, saya juga terbiasa cross post agar audience dari posting saya lebih banyak. Misalnya, tweet tertentu, atau like-comment-pin-repin di Pinterest saya cross posting-kan ke facebook. Dimana cross post feature ini juga ada di Path. Tag lokasi dan/atau user lain, saya biasan pakai facebook, atau orang lain biasa menggunakan jejaring sosial foursquare. Di Path juga ada dan bisa dilakukan. Apa lagi? Kenapa saya harus main dan hadir juga di Path?

Nah, sebelum saya jawab, yuk, kita kenal lebih dekat dulu dengan Path. Apa itu Path dan siapa orang jenius yang ada di balik Path.

Continue reading